Video Auto-Swap Script

Sabtu, 26 Desember 2015

Contoh Kata Pengantar Untuk Makalah Yang Baik

Contoh Kata Pengantar Makalah Yang Baik ~ Saat membuat makalah harus disertai kata pengantar untuk melengkapi susunan sebuah karya tulis ilmiah, Baik itu dari sekolah menengah maupun dari kampus. Isi pengantar makalah biasanya terdiri dari ucapan syukur kepada Sang Pencipta, ucapan terimakasih kepada guru pembimbing, ataupun instansi terkait, dan lain sebagainnya yang dilibatkan oleh penulis.

Dalam kata pengantar boleh juga ditambahkan harapan-harapan dari penulis termasuk saran maupun kritik hingga ada manfaat dari makalah yang telah dibuatnya tersebut. Baik untuk sipenulis sendiri maupun untuk nanti Publik (pembaca).
Susunan sebuah kata pengantar makalah harus dibuat sedemikian rapi dan teratur dengan dilengkapi tata bahasa yang baik dan benar sesuai standar EYD Bahasa Indonesia, sehingga memudahkan untuk dibaca dan dimengerti akan makna yang tertuang di dalamnya suatu makalah yang dibuat.

Berikut Contoh Untuk Penulisan Kata Pengantar pada suatu Makalah

Di bawah ini saya tuliskan beberapa contoh kata pengantar makalah yang baik dan benar agar dapat dijadikan bahan regerensi bagi Anda yang memerlukannya, Silahkan disimak ya... cekidot....!!

Contoh 1


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang berjudul "Contoh Kata Pengantar Makalah Yang Baik". Atas dukungan moral dan materil yang diberikan dalam penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :

1.  Bapak/Ibu ............................, M.Pd, selaku guru/dosen Pembimbing kami, yang memberikan dorongan, masukan kepada penulis.

2.  Bapak/Ibu ....................... instansi-instansi terkait kami, yang telah banyak memberikan materi pendukung, masukan, serta bimbingan kepada penulis.

Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran, masukan dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.

                                                                                        ........................, .............................. 2015


   
                                                                                              Penyusun





Contoh 2


KATA PENGANTAR

    Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang mana telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami semua, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ilmiah tentang “.................................................”. (tanda petik dihilangkan diisi dengan judul makalah yang dibuat)

    Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
   
    Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
   
    Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang “...................................................” ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca semuanya.

   
                                                                                      ........................, .............................. 2015


   
                                                                                              Penyusun



contoh kata pengantar untuk makalah yang baik

Contoh 3


KATA PENGANTAR

    Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun sampai/sehingga selesai. Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari berbagai pihak tertentu yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

    Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan serta wawasan yang luas dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

    Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

                                                                                      ........................, .............................. 2015


   
                                                                                              Penyusun




Nah, itulah beberapa contoh kata pengantar makalah yang baik, menurut saya. Adapun jika menurut sobat sekalian dirasa ada yang kurang maka untuk masukkannya ditunggu, ya... :)
Demikian dari saya semoga dapat memberikan manfaat untuk melengkapi pembuatan karya ilmiah Anda.

Contoh Artikel Pembuatan Makalah Pendidikan Yang Tersusun


Contoh Artikel Pembuatan Makalah Pendidikan Yang Tersusun Baik Dan Benar Sesuai Standar Pendidikan|Contoh Artikel Pembuatan Makalah Pendidikan Yang Tersusun baik dan benar - Cara membuat makalah yang baik dan benar sebenarnya tidaklah terlalu rumit. Kebanyakan siswa ataupun mahasiswa masih memakai jasa orang lain untuk pembuatan makalah.

Ada baiknya mulai sekarang kita lebih kreatif dengan membuat makalah sendiri, kan lumayan bisa menghemat pengeluaran kita. Dalam Artikel singkat dan padat ini, yang berjudul Contoh Susunan Makalah Yang Baik Sesuai Standar Pendidikan ini saya akan berikan contoh susunan makalah yang benar dan lengkap sebagai bahan pembuatan makalah. Membuat makalah yang baik dan benar harus diperhatikan sistematika penyusunan makalah, karena harus tersusun rapi dan sistematis. Susunan makalah yang paling umum dipakai dalam pembuatan makalah pendidikan adalah seperti dibawah ini.



SUSUNAN MAKALAH YANG BAIK DAN BENAR

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
( untuk contoh kata pengantar yang baik lihat disini )
HALAMAN DAFTAR ISI

BAB I : PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Dalam Latar Belakang Makalah ini Berisi tentang alasan pemilihan tema dalam pembuatan paper/makalah.

1.2. TUJUAN
Untuk tujuan makalah berisi tentang tujuan yang akan dicapai dengan pembuatan makalah/paper.

1.3. RUANG LINGKUP MATERI
Ruang Lingkup Makalah berisi tentang ilmu atau teori yang berkaitan dengan tema yang diambil dalam makalah/paper.

BAB II : DASAR TEORI/LANDASAN TEORI
Untuk Landasan Teori suatu Makalah berisi tentang pembahasan dan penelitian tentang ilmu ataupun teori yang sudah pernah dibahas oleh para ahli berkaitan dengan tema makalah yang dipilih. Materi yang dibahas secara teoritis dikaitkan dengan aplikasi praktis teori/ilmu tersebut dalam kenyataan kehidupan keseharian.

Untuk menuliskan teori yang diambil dari para ahli jangan lupa mencantumkan nama, tahun atau buku yang pernah memuat teori tersebut. Sehingga nara sumbernya jelas dan tidak diragukan. Kalau membuat kutipan/catatan kaki harap mencantumkan pula halaman di mana kutipan/catatan kaki tersebut diambil.

BAB III : PEMBAHASAN
Untuk Isi dari Pembahasan suatu makalah harus berisi tentang data yang diperoleh di lapangan/kenyataan dan dikaitkan dengan ilmu atau teori yang sudah ada. Jika ada kesesuaian dibahas lebih lanjut dan dapat pula dimasukkan pendapat pribadi yang berkaitan erat dengan tema/usulan/saran/gagasan/ide.

Jika memang ditemukan ketidaksesuaian antara teori atau ilmu yang sudah ada dengan kenyataan di lapangan, hal ini juga perlu dibahas untuk melihat mengapa hal ini dapat terjadi. Dapat pula dimasukkan pendapat pribadi berkaitan erat dengan tema/usulan/saran/gagasan/ide sehingga antara kenyataan dengan ilmu yang ada, baik yang ada hubungannya maupun tidak, dapat dijelaskan dengan baik dan rinci.

BAB IV : PENUTUP

4.1. KESIMPULAN
 
Untuk Kesimpulan Makalah berisi tentang simpulan akhir dari pembahasan yang sudah dibuat. Penulisan kesimpulan singkat, padat dan jelas, tidak panjang seperti pembahasan.

4.2. SARAN DAN USULAN
Untuk Masukan/Saran Makalah dapat juga dimasukkan saran dan usulan dari penulis yang berkaitan dari isi makalah.

DAFTAR PUSTAKA
Untuk Daftar Pustaka Makalah Berisi seluruh sumber yang digunakan dalam pembuatan makalah. Penulisannya secara lengkap dan mengikuti kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar harus selalu diperhatikan. Daftar pustaka berupa buku, surat kabar, majalah, informasi dari situs internet dan lain-lain.

LAMPIRAN
Untuk Lampiran Makalah berisi seluruh gambar/foto ataupun grafik atau juga data yang mendukung dalam pembuatan makalah. (Lampiran ini tergantung kepada pembimbing masing - masing artinya boleh ada dan boleh tidak).

Format Ukuran Kertas dan Sampul Pembuatan Makalah 

Format Ukuran Kertas dan Sampul Pembuatan Makalah
a. Kertas : A4
b. Sampul : Kertas Buffalo warna Kuning
c. Font : Times New Roman
d. Size : 12
e. Spasi : 1,5
f. Margin
  • Atas     : 4 cm
  • Bawah : 3 cm
  • Kiri      : 4 cm
  • Kanan  : 3 cm
g. Makalah ditulis minimal 10 halaman belum termasuk halaman Judul, Daftar Isi, Lampiran, dan Daftar Pustaka.
h. Nomor Halaman
- Letak di kanan atas
- Angka i,ii,iii,dst. Mulai dari kata pengantar sampai dengan sebelum Bab Pendahuluan.
- Angka 1,2,dst. Mulai dari Pendahuluan sampai dengan akhir.

Demikian artikel tentang Contoh Susunan Makalah Yang Baik Sesuai Standar Pendidikan semoga dapat menjadi bahan acuan untuk pembuatan makalah anda.

Kamis, 24 Desember 2015

Update Kumpulan Puisi Tentang Ibu 2016



Update Kumpulan Puisi Tentang Ibu 2016 - Ibu, sampai kapan-pun akan menjadi figur sosok yang paling kita hormati dan banggakan. Ia adalah satu-satunya sosok yang mungkin rela memberikan apa saja untuk anaknya. Maka dari itu, rasanya tidak terlalu berlebihan jika kita mencurahkan seluruh tenaga kita, bukan untuk membalas semua jasanya yang tak terbalas, namun setidaknya sekedar membahagiakan dan menjadikannya wanita sempurna sebagaimana selayaknya.

Salah satu pemberian yang mungkin akan meninggalkan kesan yang mendalam di hati ibu kita adalah dengan menghadiahinya Puisi Ibu yang kita tulis sendiri, maupun oleh orang lain. puisi yang mencurahkan seluruh perasaan kita tentang bertapa berharga dan berartinya ia. Namun untuk anda yang tidka pandai menulis, kami menyediakan beberapa informasi yang berisi tentang puisi ibu khusus untuk seluruh ibu di seluruh dunia, berikut beberapa puisi yang dibuat oleh beberapa teman kita:


DOA UNTUK IBU
Puisi Mutia Fitriyani

Aku tak tau apa yang harus kuLakukan tanpa dia
Dia yang seLaLu mengerti aku
Dia yang tak pernah Letih menasehatiku
Dia yang seLaLu menemani

DiaLah Ibu
Orang yang seLaLu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini
Tanpa.nya aku bukanlah apa-apa

Aku hanya seorang manusia Lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang Lebih dari apapun

Engkau sangat berharga bagiku
WaLaupun engkau seLaLu memarahiku
Aku tau
Itu bentuk perhatian dari mu
Itu menandakan kau peduLi denganku

Ya Allah,,
BerikanLah kesehatan pada ibuku
PanjangkanLah umur.nya
Aku ingin membahagiakan.nya
SebeLum aku atau dia tiada

Terimakasih Ibu
Atas apa yang teLah kau berikan padaku
Aku akan seLaLu menyanyangimu


TANGISAN MATA BUNDA
Puisi Monika Sebentina

Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu
tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku

Seonggok Cacian selalu menghampiri mu
secerah hinaan tak perduli bagi mu
selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku
mencari harapan baru lagi bagi anak mu

Bukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesan ku
bukan gulungan uang yg kau minta dalam keberhasilan ku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
tapi keinginan hati mu membahagiakan aku

Dan yang selalu kau berkata pada ku
Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu
aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku

JASA TAK TERLUPAKAN
Puisi Patma

Ibu...
kau membingbingku selama satu tahun
kau begitu baik padakuwaluapun aku sukamarah-marah

Ibu....
kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain
ibu...
kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan sopan

Ibu...
kalau aku membuat salah tolong maafkan aku
karena aku cuma kesal karna aku selalu diejek

Ibu...
kalau aku lagi sedih kau menghibur aku
kalau aku lagi kesal kau menghiburku

Ibu...
terimakasih atas jasa-jasamu jika aku
masih sempat bertemu dengan ibu
aku sangat ingin memeluk ibu


Hadiah apa-pun yang kita berikan kepada ibu, ia pasti akan dengan senang hati menerimanya. Tetapi sesungguhnya hadiah paling berharga adalah menjadi anak soleh/soleha sehingga kita bisa membahagiakan beliau dunia dan akherat. Semoga Puisi Ibu diatas bisa menjadikan kita Sebagai anak yang sholeh atau sholehah. Terimakasih atas Kunjungannya, LIKE atau SHARE apabila menyukai Puisi Ibu diatas.

Makalah Perencanaan Pendidikan Anak Usia Dini



Contoh Makalah Perencanaan Pendidikan Anak Usia Dini :

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala rahmat yang diberikan-Nya sehingga tugas Makalah yang berjudul “Peranan Guru TK Dalam Pembelajaran Terpadu” ini dapat saya selesaikan. Makalah ini saya buat sebagai kewajiban untuk memenuhi tugas.
Dalam kesempatan ini, penulis menghaturkan terimakasih yang dalam kepada semua pihak yang telah membantu menyumbangkan ide dan pikiran mereka demi terwujudnya makalah ini. Akhirnya saran dan kritik pembaca yang dimaksud untuk mewujudkan kesempurnaan makalah ini penulis sangat hargai.





Penyusun



DAFTAR ISI

Kata Pengantar           1
Daftar Isi         2
BAB I PENDAHULUAN     3
BAB II PERANAN GURU TK DALAM PEMBELAJARAN TERPADU           4
1. Peranan Guru TK Sebagai Perencana         4
2. Peranan Guru TK Sebagai Pelaksana          6
3. Peranan Guru TK Sebagai Evaluator          7
BAB III PENUTUP   11
1. Kesimpulan 11
DAFTAR PUSTAKA            12


BAB I
PENDAHULUAN

Sebagaimana kita lihat bahwa rentang usia TK (4 – 6 th) disebut dengan masa usia dini, yang merupakan masa keemasan bagi seseorang karena masa inilah seluruh informasi dapat diserap dengan mudah dan cepat oleh anak melalui seluruh panca indranya. Sebagai analoginya bahwa anak ibarat spons (karet busa) yang mampu menyerap air tanpa peduli apakah air itu bersih atau kotor, oleh karena itu masa ini sering disebut dengan masa kritis untuk memperkenalkan dan menanamkan segala hal yang positif dan berguna bagi perkembangan anak dimasa selanjutnya.
Dengan pesatnya perkembangan pada seluruh aspek yang disebabkan oleh perkembangan otaknya yang dapat mencapai 90% dari otak orang dewasa. Oleh karena itu tugas utama dari seorang guru disekolah untuk menyediakan berbagai pengalaman belajar yang menentang anak untuk terus bereksplorasi. Pendekatan pembelajaran terpadu dinilai sesuai untuk digunakan pada anak usia TK karena karakteristik usia TK adalah senang bermain dan dengan bermain mereka belajar. Disini peranan guru sangat penting dan sangat menentukan keberhasilan atau tercapainya tujuan sesuai dengan yang ditetapkan.

BAB II
PERANAN GURU TK DALAM PEMBELAJARAN TEPADU

1. PERANAN GURU TK SEBAGAI PERENCANA
Peranan guru sebagai perancana dalam pembelajaran terpadu adalah guru merencanakan suatu kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan bersama anak didik. Bentuk-bentuk perencanaan dalam proses pembelajaran di TK adalah :
a)   Perencanaan Tahunan
      Dalam perencanaan tahunan sudah ditetapkan dan disusun kemampuan keterampilan dan pembiasaan-pembiasaan yang diharapkan dicapai oleh anak didik dalam satu tahun. Perencanaan tahunan dibuat bersama antara guru-guru dan kepala sekolah.
b)   Perencanaan Semester
      Perencanaan semester merupakan program pembelajaran yang berisi jaringan tema, bidang pengembangan, kompetensi dasar, hasil belajar dan indikator yang ditata secara urut, serta sistematis, alokasi waktu yang diperlukan untuk setiap jaringan tema dan sebarannya kedalam semester I dan semester II.
c)   Perencanaan Mingguan (Satuan Kegiatan Mingguan)
      Perencanaan mingguan disusun dalam bentuk satuan kegiatan mingguan (SKM). SKM merupakan penjabaran dari perencanaan semester yang berisi kegiatan-kegiatan dalam rangka mencapai indikator yang telah direncanakan dalam satu minggu sesuai dengan keluasan pembahasan tema dan sub tema.
d)   Perencanaan Harian (Satuan Kegiatan Harian)
      Perencanaan harian disusun dalam bentuk satuan kegiatan harian (SKH). SKH merupakan penjabaran dari satuan kegiatan mingguan (SKM). SKH memuat kegiatan-kegiatan pembelajaran, baik yang dilaksanakan secara individual, kelompok, maupun klasikal dalam satu hari. SKH terdiri atas kegiatan awal, kegiatan inti, istirahat.makan dan kegiatan akhir.
Kegiatan awal merupakan kegiatan untuk pemanasan dan dilaksanakan secara klasikal. Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain : misalnya berdoa/mengucapkan salam, membicarakan tema atau sub tema. Kegiatan ini merupaka kegiatan yang dapat mengaktifkan perhatian kemampuan sosial dan emosional anak. Kegiatan ini dapat dicapai melalui kegiatan yang memberi kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan bereksperimen sehingga dapat memunculkan inisiatif, kemandirian dan kreativitas anak. Serta kegiatan yang dapat meningkatkan pengertian-pengertian, konsentrasi dan mengembangkan kebiasaan bekerja yang baik. Kegiatan inti merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara individu/kelompok.
Kegiatan akhir merupakan kegiatan penenangan yang dilaksanakan secara klasikal. Kegiatan akhir yang dapat diberikan misalnya membacakan cerita dari buku, mendramatisasikan suatu cerita, mendiskusikan tentang kegiatan satu hari atau menginformasikan kegiatan esok harinya, menyanyi, berdoa dan sebagainya. Sebaiknya perencana pembelajaran disusun untuk waktu tidak kurang dari dua minggu dan dapat diperluas untuk beberapa minggu setelah itu. Sebelum memulai langkah-langkah penyusunan, sebaiknya guru telah memilih dan menentukan tema serta menjabarkannya kedalam sub tema serta menentukan kemampuan yang akan dikembangkan.
Langkah-langkah penyususanan perencanaan pembelajaran terpadu seperti yang disarankan oleh Kostelnik adalah sebagai berikut :
a.   Menuangkan ide kedalam tulisan, masukkan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan tema kedalam rencana kita. Pertimbangkan waktu untuk melaksanakannya dan siapkan kegiatan-kegiatan yang tidak berhubungan dengan tema untuk memberikan kesempatan kepada anak yang tidak menyukai atau tidak tertarik dengan tema yang telah ditetapkan.
b.   Periksa rencana pembelajaran tersebut, pastikan bahwa paling sedikit ada tiga jenis kegiatan yang berhubungan dengan tema dalam satu hari. Pastikan dalam satu minggu seluruh aspek perkembangan yang akan dicapai sudah tercantum dan akan dilalsanakan.
c.   Jika dalam perencanaan kita terdapat kerjasama dengan ahli lain seperti dokter, guru musik, guru tari maka pastikan bahwa kita telah menyampaikan isi tema yang akan kita terapkan pada kegiatan pembelajaran agar kegiatan yang akan dilakukan dalam bidang tersebut dapat mendukung dan sejalan dengan kegiatan pembelajaran yang akan kita laksanakan.
d.   Persiapkan bahan, alat, media, narasumber dan sarana prasarana.
e.   Organisasikan kegiatan dengan baik sehingga setiap anak dapat terfokus pada tema.
f.    Pastikan bahwa dalam rencana kita seluruh konsep, istilah, fakta dan prinsip telah dikembangkan dengan baik dan kegiatan yang akan dilaksanakan cukup bervariasi.
g.   Ciptakan suasana tematik dalam kelas.

2. PERANAN GURU SEBAGAI PELAKSANA
Setelah rencana pembelajaran selesai disusun maka tugas guru selanjutnya adalah melaksanakan apa yang telah direncanakan dalam kegiatan pembelajaran dikelas. Agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara efektif, sebaiknya guru memperhatikan langkah-langkah sebagai berikut:
a)   Kembangkan rencana yang telah kita susun dan perhatikan kejadian atau peristiwa spontan yang ditunjukkan oleh anak terhadap materi yang dipelajari pada hari itu.
b)   Melaksanakan penilaian terhadap minat dan pemahaman anak mengenai tema tersebut dengan menggunakan pengamatan, wawancara, diskusi kelompok maupun contoh hasil kerja anak.
c)   Bantu anak untuk memahami tentang isi dan proses kegiatan pembelajaran.
d)   Lakukan percakapan dengan anak tentang hal-hal yang berkaita dengan tema sehingga kita dapat mengetahui seberapa jauh pemahaman anak tentang tema yang dipelajari pada hari itu. Bantu dan doronglah anak untuk memuaskan rasa ingin tahunya tentang hal-hal yang ingin diketahuinya melalui kegiatan eksplorasi terhadap lingkungan sekitarnya.
e)   Adakan kerjasama dengan orang tua atau keluarga secara timbal balik mengenai kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan, informasikan tema kepada pihak oang tua atau keluarga sehingga orang tua ikut serta mendukung pelaksanaan kegiatan pembelajaran.

3. PERANAN GURU TK SEBAGAI EVALUATOR

Peranan guru TK sebagai evaluator adalah melakukan penilaian terhadap proses kegiatan belajar dan penilaian hasil kegiatan. Penilaian dilakukan secara observasi dan pengamatan terhadap cara belajar anak baik individual atau kelompok. Tujuan penilaian ini untuk mengetahui sejauh mana perkembangan yang dicapai oleh anak. Evaluasi harus mampu memperdayakan guru, anak dan orang tua.
Setelah mempelajari dan memahami penjelasan mengenai peranan guru, tampaklah bahwa tugas dan tanggung jawab seorang guru TK tidaklah mudah dalam kegiatan pembelajaran terpadu. Peranan lain yang harus dilakukan guru sebagai pendidik, pembimbing dan pelatih adalah :
a.   Korektor
      Guru harus bisa membedakan nilai yang baik dan mana nilai yang buruk, sehingga guru dapat menilai dan mengoreksi semua tingkah laku, sikap dan perbuatan anak didik. Kemudian guru mengembangkan kemampuan berprilaku melalui kebiasaan-kebaiasaan sianak didiknya.
b.   Informator
      Guru memberikan informasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, selain materi yang telah diprogramkan sesuai kurikulum. Kemudian guru harus mengembangkan dirinya dengan terus belajar tentang kemajuan-kemajuan teknologi agar tidak “gagap teknologi (gatek)” dan memiliki yang luas diberbagai hal.
c.   Organisator
      Guru memiliki kegiatan pengelolan akademik, menyusun tata tertib sekolah dan menyusun kalender akademik. Semua kegiatan harus diorganisasikan dengan baik sehingga tercapai efektivitas dan efesiensi pembelajaran.
d.   Motivator
      Guru hendaknya dapat mendorong anak didik agar lebih bersemangat dan aktif dalam belajar, motivasi ini lebih efektif bila dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan anak.
e.    Inisiator
      Peran guru sebagai pencetus ide-ide dalam kemajuan pendidikan dan pembelajaran, harus mampu mengembangkan dan memberi sumbangsih pemikiran demi kemajuan pendidikan mulai dari yang terkecil seperti dalam kelas dan sampai yang terbesar dalam lingkup sekolah maupun wilayah yang lebih luas lagi.
f.   Pembimbing
      Bimbingan yang diberikan guru sebaiknya sesuai dengan kebutuhan anak didik. Jika dilihat anak tersebut mampu melaksanakan tugasnya, namun dia tampak manja atau tidak mau melakukannya maka cobalah untuk bersikap tegas dengan meminta anak untuk mencoba melakukannya sendiri dulu sampai anak itu benar merasa membutuhkan bantuan barulah guru membantunya.
g.   Fasilitator
      Sebagai fasilitator guru hendaknya menyediakan fasilitas yang memudahkan kegiatan belajar dan dapat menyenangkan atau bisa membangkitkan anak didik untuk bereksplorasi serta menyalurkan minat dan keingintahuannya secara aktif.
h.   Demonstrator
Dalam kegiatan pembelajaran tidak semua materi pelajaran dapat dipahami oleh anak mengingat kemampuan setiap anak berbeda-beda. Untuk materi yang sulit dipahami oleh anak didik, sebaiknya guru memperagakan sehingga dapat membantu anak yang belum memahami materi tersebut. Untuk materi yang cukup berbahaya dilakukan oleh anak sendiri, sebaiknya guru bertindak sebagai demonstrator.
i.   Inspirator
      Guru harus dapat memberikan ilham yang baik bagi kemajuan belajar anak didik, seperti menuangkan ide-ide atau gagasan atau melakukan inovasi pembelajaran guna kemajuan anak didik. Misalnya menciptakan atau mengembangkan berbagai media, alat maupun metode-metode pembelajaran.
j.   Pengelola Kelas
     Pengelolan kelas menunjukkan pada kegiatan-kegiatan yang menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar-mengajar, termasuk pengaturan tempat duduk, ventilasi, pengauran cahaya dan pengaturan penyimpanan barang.
k.   Mediator
     Guru hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pendidikan dalam berbagai bentuk dan jenisnya, baik media material amaupun nonmaterial. Sehingga guru dapat menentukan media yang paling sesuai untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
l.    Supervisor
      Guru dapat membantu, memperbaiki dan menilai secara kritis terhadap proses pembelajaran. Kelebihan yang dimiliki supervisor selain posisinya ada juga karena pengalaman, pendidikan, kecakapan atau keterampilan yang dimilikinya atau memiliki sifat-sifat kepribadian yang menonjol dari pada orang-orang disupervisinya.



BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Peranan guru sangat penting demi tercapainya tujuan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Dalam kegiatan pembelajaran dengan pendekatan, peranan guru dalam pembelajaran terpadu adalah sebagai perencana, pelaksanan dan sekaligus evaluator. Peranan lain yang harus dilakukan guru sebagai pendidik, pembimbing dan pelatih adalah sbagai korektor, inspirator, informator, organisator, motivator, inisiator, fasilisator, pembimbing, pengelola kelas, demonstrator, mediator dan supervisor.


DAFTAR PUSTAKA

Aisyah, Siti. (2008). Pembelajaran Terpadu Buku materi Pokok PGTK2501/25KS/Modul 1-6. Jakarta: Universitas Terbuka.